TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebanyak 1.500 massa yang tergabung dalam Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (Kamsri) bersiap untuk melakukan aksi unjuk rasa. Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Kamsri sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki basis keanggotaan kuat dari wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Kehadiran mereka di ibu kota merupakan bentuk konsolidasi organisasi dalam merespons isu terkini.
Dalam rencana pergerakan tersebut, massa aksi akan terlebih dahulu berkumpul di Sekretariat Kamsri. Lokasi titik kumpul utama tersebut berada di Jalan Benda Raya, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Sekitar 1.500 orang akan ikut dalam aksi di DPR, mereka akan berkumpul di sekretariat Kamsri di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebelum bergerak menuju gedung DPR RI," ujar Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP Kamsri, Maulana Taslam.
Para peserta aksi yang akan hadir tidak hanya berasal dari anggota yang berdomisili di Jakarta saja. Sebagian besar massa juga merupakan anggota organisasi yang datang langsung dari wilayah Sumatera.
Dikutip dari Kompas.com, aksi ini dipastikan akan membawa tujuh poin tuntutan utama yang akan disampaikan langsung kepada pihak legislatif. Tuntutan tersebut merupakan hasil dari aspirasi yang diserap oleh organisasi selama ini.
Pihak panitia aksi telah melakukan koordinasi matang terkait teknis keberangkatan massa dari titik kumpul menuju lokasi unjuk rasa. Hal ini dilakukan guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan dengan tertib dan terorganisir.
Para pengurus Kamsri berharap agar kehadiran mereka di gedung parlemen dapat memberikan dampak positif bagi kebijakan yang sedang dikawal. Mereka berkomitmen untuk tetap menjaga kedamaian selama rangkaian aksi berlangsung di Jakarta.