TIMESINDONESIA.MY.ID - Kobaran api yang terus membesar di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, telah memaksa penutupan total area wisata tersebut. Kebakaran yang bermula sejak sore hari ini dilaporkan terus meluas dengan cepat.
Perluasan api ini terjadi akibat intensitas tiupan angin kencang yang menerpa wilayah tersebut sejak pukul 17.00 WIB. Kondisi ini membuat upaya pemadaman semakin sulit dilakukan.
Situasi di lapangan menjadi semakin berbahaya bagi para petugas gabungan yang berjuang memadamkan api. Ancaman meluasnya api kini semakin nyata terlihat di area tersebut.
Api bahkan dilaporkan telah mulai menjilati sebagian kecil dari kawasan padang savana yang menjadi ciri khas Bromo. Hal ini menunjukkan skala kebakaran yang semakin mengkhawatirkan.
Pergerakan api terpantau semakin mendekat ke arah kawasan Bukit B-29. Lokasi ini secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang, menambah cakupan area terdampak.
Upaya penanganan terus dilakukan oleh tim gabungan. "Kondisi angin yang sempat mereda membuat tim kembali bergerak maju menuju arah Jemplang melalui jalur lama," ujar Oemar Sjarief.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, yang memberikan informasi terkini mengenai perkembangan situasi di lapangan. Beliau menjelaskan strategi yang diambil tim saat kondisi angin memungkinkan.
Penutupan total kawasan wisata Bromo ini diambil sebagai langkah antisipasi demi keselamatan pengunjung dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Pengumuman penutupan ini diharapkan dapat mencegah risiko lebih lanjut.
Dikutip dari sumber berita, situasi ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk segera memulihkan kondisi kawasan wisata alam yang indah ini. Upaya pemulihan pasca-kebakaran akan menjadi tantangan tersendiri.