TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah isu yang cukup menarik perhatian publik belakangan ini adalah mengenai polemik nafkah anak yang melibatkan nama besar Ruben Onsu. Permintaan audit dengan nominal fantastis Rp200 juta memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Hal ini menjadi sorotan karena jumlah yang cukup fantastis, memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan mengenai dasar pengajuan tersebut. Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya pun angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa nominal yang diajukan adalah murni untuk pemenuhan hak anak. Ia menekankan bahwa fokus utama dari permintaan ini adalah kesejahteraan dan kebutuhan anak semata.
"Nominal yang diajukan adalah murni untuk pemenuhan hak anak," ujar Minola Sebayang.
Menurut penjelasan Minola, seluruh fokus dan pertimbangan dalam pengajuan tersebut semata-mata ditujukan untuk memastikan kesejahteraan dan terpenuhinya seluruh kebutuhan anak.
"Fokus utama dari permintaan ini adalah kesejahteraan dan kebutuhan anak semata," jelas Minola Sebayang lebih lanjut.
Ia menambahkan bahwa segala upaya yang dilakukan adalah demi memastikan anak mendapatkan apa yang menjadi haknya secara utuh. Hal ini menunjukkan komitmen untuk melindungi kepentingan terbaik bagi sang buah hati.
Klarifikasi ini diharapkan dapat menjawab rasa penasaran publik dan meluruskan berbagai persepsi yang mungkin timbul akibat pemberitaan awal mengenai nominal yang diajukan.
Dikutip dari artikel yang beredar, permintaan audit sebesar Rp200 juta ini memang sempat menimbulkan diskusi panjang mengenai dasar penentuannya.