TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemerintah Indonesia tengah berupaya mempercepat proses pemugaran candi perwara di kompleks Candi Prambanan. Langkah ini diharapkan dapat memperindah dan melengkapi keunikan situs warisan dunia tersebut.
Candi perwara sendiri merupakan bangunan candi yang lebih kecil dan berfungsi sebagai pendamping candi utama. Bangunan-bangunan ini biasanya tersusun rapi dalam beberapa baris mengelilingi candi induk.
Upaya percepatan pemugaran ini didukung oleh penerapan teknologi modern serta jalinan kerja sama internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam proses rekonstruksi.
Namun, percepatan tersebut bukan tanpa tantangan. Pemugaran terhadap cagar budaya, terutama yang memiliki status warisan dunia, menuntut pendekatan yang sangat hati-hati dan teliti.
Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, Surya Helmi, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap tahapan pemugaran. Hal ini guna menjaga integritas dan nilai sejarah dari bangunan kuno tersebut.
Beliau mengakui bahwa pemugaran candi perwara di Prambanan harus dilakukan dengan presisi tinggi. Proses ini tidak bisa disamakan dengan pembangunan biasa karena melibatkan materi dan teknik yang spesifik.
"Pemugaran perwara candi harus dilakukan secara hati-hati," ujar Surya Helmi.
Terlebih lagi, Candi Prambanan sendiri merupakan situs yang diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Hal ini menambah bobot tanggung jawab dalam setiap upaya pelestariannya.
"Terlebih ketika yang dipugar adalah candi-candi yang berstatus warisan dunia seperti Candi Prambanan," tambah Surya Helmi.