TIMESINDONESIA.MY.ID - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Bayu Zulkarnain dilaporkan hilang dan diduga terjatuh ke aliran Sungai Cisadane. Peristiwa ini terjadi di wilayah Kelurahan Pamoyanan, Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, secara pribadi meninjau langsung lokasi kejadian untuk memantau perkembangan upaya pencarian yang sedang berlangsung.
Dedie A Rachim menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memastikan tim SAR gabungan melakukan pencarian secara maksimal. Tujuannya adalah agar Bayu Zulkarnain dapat segera ditemukan.
"Ya, kita masih ikhtiarkan agar Saudara Bayu yang diduga hilang di aliran Sungai Cisadane area (Kelurahan) Pamoyanan ini bisa ditemukan segera, karena kita sudah masuk hari keempat," kata Dedie A Rachim usai meninjau lokasi, Minggu (16/8/2026).
Pemerintah kota secara formal akan menjalankan operasi pencarian secara maksimal selama tujuh hari. Hingga saat ini, upaya pencarian telah berlangsung selama empat hari penuh.
"Kita secara formal, 7 hari harus kita lakukan operasi secara maksimal, dan kita sudah lakukan 4 hari ini. Tetapi sampai dengan sore hari ini sudah pukul berapa 16.23 belum ada hasil," imbuhnya, menyampaikan kondisi terkini pencarian.
Pencarian ini melibatkan berbagai elemen tim SAR gabungan yang berupaya keras di lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya ASN tersebut.
Dedie A Rachim berharap agar seluruh upaya yang telah dilakukan membuahkan hasil positif dalam waktu dekat. Kepastian penemuan korban menjadi prioritas utama saat ini.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi jajaran Pemerintah Kota Bogor, mengingat pentingnya keselamatan seluruh warganya, termasuk para ASN.