TIMESINDONESIA.MY.ID - Masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Tengah perlu melakukan persiapan khusus terkait aktivitas kelistrikan pada hari ini, Minggu (13/9/2026). Pasalnya, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu telah mengumumkan rencana penghentian aliran listrik sementara.

Kebijakan pemadaman listrik secara bergilir ini diterapkan di sejumlah titik strategis di Provinsi Sulawesi Tengah. Langkah tersebut diambil sebagai upaya pemeliharaan fasilitas ketenagalistrikan serta infrastruktur pembangkit.

Tujuan utama dari kegiatan pemeliharaan ini adalah untuk meningkatkan kualitas serta keandalan pasokan energi listrik kepada seluruh pelanggan. Dikutip dari Kompas.com, pemadaman ini akan berlangsung secara bertahap dalam empat gelombang waktu.

Wilayah yang terdampak oleh kebijakan ini mencakup area yang cukup luas di Sulawesi Tengah. Kawasan tersebut meliputi Kota Palu, Kabupaten Morowali, serta Kabupaten Morowali Utara.

Selain wilayah tersebut, pemadaman juga dijadwalkan menyasar area di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso. Tidak ketinggalan, wilayah Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi juga masuk dalam daftar terdampak.

Terkait durasi kebijakan ini, pihak PLN belum dapat memberikan kepastian mengenai kapan pemadaman akan dihentikan sepenuhnya. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan berbagai parameter teknis di lapangan.

"Kondisi tersebut sangat bergantung pada perkembangan kemampuan pembangkit dan pasokan air," ujar Manajer PLN UP3 Palu, Ansar.

Pihak pengelola berharap masyarakat dapat memaklumi situasi yang terjadi demi menjaga kestabilan jaringan listrik jangka panjang. Pengguna listrik diimbau untuk memantau informasi terkini dari pihak PLN setempat selama proses pemeliharaan berlangsung.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google