TIMESINDONESIA.MY.ID - Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada hari ini. Puncak gunung tersebut terpantau mengeluarkan kolom abu yang membubung tinggi ke angkasa.

Berdasarkan pengamatan petugas di lapangan, erupsi ini menghasilkan kolom abu dengan ketinggian mencapai 600 meter di atas puncak. Fenomena alam ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk tetap waspada terhadap aktivitas vulkanik yang fluktuatif.

Dikutip dari Antara, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah memantau perkembangan erupsi tersebut secara intensif. Pihak berwenang memastikan bahwa pemantauan dilakukan selama 24 jam guna memberikan informasi akurat bagi masyarakat.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat," ujar petugas pengamat Gunung Ibu di pos pengamatan, dikutip dari Antara.

Fenomena erupsi ini tidak hanya menjadi perhatian warga setempat, tetapi juga menjadi catatan penting bagi otoritas mitigasi bencana. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar radius bahaya diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.

Sebagai langkah antisipasi, penduduk yang berada di sekitar kawasan rawan bencana disarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Hal ini dilakukan guna menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

Hingga saat ini, status Gunung Ibu masih terus dievaluasi berdasarkan data seismik dan visual yang diperoleh tim ahli. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing oleh berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di dalam radius yang telah ditetapkan demi menjaga keselamatan bersama," kata petugas pengamat Gunung Ibu, dikutip dari Antara.

Pihak berwenang juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan prosedur keselamatan berjalan dengan baik. Segala perubahan status aktivitas gunung akan segera diinformasikan kepada publik melalui saluran resmi.