TIMESINDONESIA.MY.ID - Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami aktivitas seismik berupa gempa susulan pada Rabu (26/8/2026) malam. Guncangan ini tercatat memiliki kekuatan magnitudo 5 dan dirasakan oleh masyarakat di beberapa titik wilayah tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, fenomena geologi ini terjadi di tengah upaya pemulihan pasca-gempa utama yang sebelumnya sempat terjadi. Masyarakat setempat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi aktivitas susulan yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.
Guncangan gempa yang terjadi secara tiba-tiba ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang sedang beraktivitas di rumah. Banyak penduduk yang secara spontan berlarian keluar bangunan demi mencari tempat yang lebih aman.
Situasi di Maumere, Kabupaten Sikka, terpantau cukup tegang saat getaran tersebut merambat ke permukaan tanah. Suara dentuman dan benda-benda yang bergetar menambah kekhawatiran warga yang berada di dalam rumah.
"Seng rumah bergetar semua, kami sangat panik," ujar Marlin Daba, warga Maumere, Kabupaten Sikka.
Marlin menuturkan bahwa awalnya ia sempat mengira getaran tersebut disebabkan oleh kendaraan berat yang melintas di dekat kediamannya. Ia tidak menyangka bahwa itu merupakan aktivitas gempa bumi susulan yang cukup kuat.
"Awalnya saya merasa getaran seperti sebuah truk sedang berlalu di dekat rumah saya," jelas Marlin Daba.
Kesadaran akan adanya gempa baru muncul ketika perabot rumah tangga mulai menunjukkan tanda-tanda guncangan hebat. Marlin mencatat bahwa jendela dan kursi di rumahnya ikut berguncang akibat magnitudo gempa tersebut.
"Saya mulai menyadari adanya gempa ketika perabot rumah, seng, jendela, dan kursi bergetar," kata Marlin Daba.