TIMESINDONESIA.MY.ID - BYD Racco, kendaraan listrik mungil yang dihadirkan oleh BYD untuk pasar otomotif Jepang, dilaporkan menuai sambutan hangat. Mobil ini berhasil mencatatkan performa penjualan yang impresif sejak diluncurkan.
Dalam kurun waktu hanya dua minggu pasca peluncuran resminya, BYD Racco berhasil mengumpulkan lebih dari 1.000 pesanan. Pencapaian ini menjadi sorotan mengingat dominasi pabrikan lokal di segmen kei car Jepang.
BYD Racco secara resmi diperkenalkan ke pasar Jepang pada akhir Juli lalu. Model ini ditawarkan dalam rentang harga antara 2.140.000 hingga 2.497.000 yen, yang jika dikonversikan setara dengan sekitar Rp239 juta hingga Rp279 juta, sebelum memperhitungkan insentif pemerintah.
Tersedia dalam tiga pilihan varian, yaitu tipe 200, 300 Plus, dan varian teratas 300 Premium, mobil ini menawarkan opsi yang beragam bagi konsumen. Berdasarkan data survei konsumen terbaru, varian 300 Premium menjadi pilihan favorit.
"Varian kasta teratas BYD Racco 300 Premium mendominasi permintaan dengan menguasai hingga 80 persen dari total pesanan," demikian laporan yang mengutip hasil survei. Varian menengah 300 Plus mencatat sekitar 14 persen pesanan, sementara tipe 200 sisanya.
Tren ini mengindikasikan bahwa konsumen Jepang sangat menghargai kelimpahan fitur dan jangkauan baterai yang lebih jauh, bahkan jika harus mengeluarkan biaya lebih. Hal ini menunjukkan preferensi terhadap nilai lebih dalam kendaraan listrik.
Pola pembelian BYD Racco juga menunjukkan karakteristik menarik. Sekitar 35,7 persen konsumen membelinya sebagai kendaraan tambahan di rumah mereka, sementara 35,7 persen lainnya menjadikannya pengganti mobil lama.
"Sekitar 26,8 persen pemesan merupakan pembeli mobil pertama yang langsung menjatuhkan pilihan pada kei car bertenaga listrik ini," demikian informasi yang diperoleh. Hal ini menandakan daya tarik kuat bagi konsumen yang baru memasuki pasar mobil.
Menanggapi pencapaian awal ini, juru bicara perusahaan menyatakan optimisme mereka. "Pencapaian awal ini menjadi langkah penting bagi kami untuk mengejar target reservasi hingga 10.000 unit hingga akhir tahun," ungkap juru bicara perusahaan, dikutip dari media setempat.