TIMESINDONESIA.MY.ID - Kebutuhan konsumen dalam membeli kendaraan tidak lagi terbatas pada teknologi mutakhir, performa unggul, dan efisiensi bahan bakar semata. Aspek layanan purna jual, biaya kepemilikan yang terjangkau, serta ketersediaan ekosistem pendukung menjadi faktor penentu yang krusial.

Menjawab kebutuhan tersebut, BYD kini menghadirkan inovasi teknologi Dual Mode (DM) yang mengintegrasikan tiga pilar utama: mesin berperforma tinggi, sistem hibrida elektrik (EHS), dan teknologi Blade Battery yang revolusioner. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepemilikan yang superior bagi para penggunanya.

Teknologi DM BYD dirancang dengan filosofi electric-first, yang mengutamakan penggunaan motor listrik sebagai penggerak utama. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk beroperasi dalam mode listrik murni hingga sekitar 80% pada skenario berkendara di perkotaan, menghasilkan efisiensi yang luar biasa.

Ketika dibutuhkan, mesin bensin akan aktif untuk mendukung performa melalui mode hibrida series maupun parallel. Penggunaan motor listrik yang dominan secara signifikan mengurangi beban kerja mesin bensin, yang secara langsung berkontribusi pada efisiensi perawatan kendaraan.

Setelah menjalani servis pertama, kendaraan dengan teknologi BYD DM hanya memerlukan perawatan berkala setahun sekali. Jadwal perawatan ini ditetapkan setiap 20.000 kilometer berdasarkan odometer, atau setiap 10.000 kilometer jika kendaraan lebih banyak beroperasi dalam mode hybrid, mana saja yang tercapai lebih dulu.

Melalui simulasi penggunaan selama tiga tahun, BYD M6 DM diperkirakan mampu memberikan efisiensi biaya perawatan hingga sekitar 30% lebih baik jika dibandingkan dengan kendaraan konvensional di segmen yang sama. Potensi penghematan ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi pelanggan dalam mengelola biaya kepemilikan jangka panjang.

"Pengendaraan yang lebih efisien dan biaya kepemilikan yang lebih rendah ini berkat cara kerja teknologi DM yang dirancang dengan filosofi electric-first," demikian dijelaskan dalam artikel.

"Dalam penggunaan sehari-hari, motor listrik menjadi sumber penggerak utama sehingga kendaraan mampu beroperasi dalam mode listrik hingga sekitar 80% pada skenario berkendara perkotaan. Sementara mesin bensinnya baru bekerja ketika dibutuhkan melalui mode hybrid series maupun parallel," lanjut penjelasan tersebut.

BYD menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kepuasan pelanggan dengan menawarkan perlindungan jangka panjang. Garansi kendaraan diberikan hingga 6 tahun atau 150.000 kilometer.