TIMESINDONESIA.MY.ID - Pencarian terhadap lima orang jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Banten, kini menjadi sorotan serius dari pihak legislatif. Tim SAR gabungan diminta untuk bekerja lebih intensif dalam operasi penyelamatan tersebut.

Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, secara resmi meminta agar seluruh otoritas terkait mengoptimalkan setiap petunjuk yang ada di lapangan. Hal ini dilakukan demi mempercepat proses penemuan para jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dikutip dari Kompas.com, Junico menekankan pentingnya memadukan berbagai informasi yang telah terkumpul. Upaya ini diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai posisi terakhir rombongan jurnalis tersebut.

"Kami mendorong Tim SAR gabungan dan Pemerintah terus mengoptimalkan pencarian dengan memadukan seluruh informasi yang tersedia, mulai dari posisi terakhir, jejak komunikasi, kondisi arus dan cuaca, hingga keterangan keluarga, rekan kerja, operator kapal, dan masyarakat di sekitar perairan Selat Sunda," ujar Junico Siahaan.

Selain memadukan data, pihak legislatif juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan variabel lingkungan. Kondisi arus laut dan cuaca di Selat Sunda menjadi faktor krusial yang harus dianalisis secara akurat oleh tim pencari.

Selain faktor alam, Junico juga menekankan agar informasi sekunder dari pihak keluarga maupun rekan kerja tidak diabaikan. Seluruh keterangan tersebut dinilai sangat berharga untuk memetakan rute atau posisi terakhir para jurnalis sebelum hilang kontak.

"Kami mendorong Tim SAR gabungan dan Pemerintah terus mengoptimalkan pencarian dengan memadukan seluruh informasi yang tersedia, mulai dari posisi terakhir, jejak komunikasi, kondisi arus dan cuaca, hingga keterangan keluarga, rekan kerja, operator kapal, dan masyarakat di sekitar perairan Selat Sunda," ujar Junico Siahaan saat memberikan keterangan di Gedung DPR RI pada Kamis (10/9/2026).

Lebih lanjut, Junico menegaskan bahwa setiap petunjuk yang masuk harus segera diproses secara administratif dan teknis. Verifikasi mendalam terhadap dugaan lokasi keberadaan korban sangat diperlukan agar upaya evakuasi tepat sasaran.

Setiap informasi yang mengarah pada titik lokasi potensial harus segera ditindaklanjuti dengan serius oleh Tim SAR di lapangan. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada petunjuk kecil yang terlewatkan dalam pencarian tersebut.