TIMESINDONESIA.MY.ID - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali memberikan dampak signifikan terhadap dunia penerbangan di Indonesia. Fenomena alam ini menyebabkan gangguan operasional yang cukup luas di wilayah Kalimantan Selatan.
Sebanyak 14 jadwal penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, terpaksa dibatalkan pada Minggu (6/9/2026). Langkah ini diambil otoritas bandara demi menjamin keselamatan penumpang dan kru pesawat yang melintas.
Dikutip dari Kompas.com, rincian pembatalan tersebut terdiri dari delapan penerbangan dengan rute Banjarmasin menuju Jakarta. Selain itu, terdapat pula enam penerbangan kedatangan dari Jakarta menuju Banjarmasin yang tidak dapat beroperasi.
"Seluruh penerbangan tersebut dibatalkan untuk berangkat dan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor," ujar Stephanus Millyas Wardana selaku General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Dampak pembatalan ini dirasakan oleh total 1.671 orang penumpang. Angka tersebut mencakup 1.187 penumpang yang sedianya akan berangkat dan 484 penumpang yang dijadwalkan tiba di bandara.
Hingga saat ini, pihak manajemen bandara masih terus memantau perkembangan situasi terkait debu vulkanik. Mereka belum bisa memastikan kapan jadwal operasional penerbangan akan kembali normal sepenuhnya.
Para penumpang yang terdampak diminta untuk tetap tenang dan bersabar menunggu pembaruan informasi. Pihak pengelola bandara berkomitmen untuk memberikan update terbaru sesegera mungkin.
"Manajemen bandara masih menunggu perkembangan terkait jadwal penerbangan terbaru," kata Stephanus Millyas Wardana.
Sebagai langkah antisipasi, calon penumpang diimbau untuk tidak langsung menuju bandara sebelum memastikan status jadwal mereka. Hal ini penting untuk menghindari penumpukan di area terminal keberangkatan.