TIMESINDONESIA.MY.ID - Aktivitas operasional di Pelabuhan Pelindo, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, tetap berjalan seperti biasa. Situasi ini berlangsung di tengah kondisi Gunung Anak Krakatau yang sedang mengalami erupsi.
Dikutip dari Kompas.com, pihak pengelola pelabuhan memastikan bahwa proses bongkar muat barang maupun pelayanan jasa lainnya tidak terganggu oleh aktivitas vulkanik tersebut.
Langkah preventif segera diambil oleh pihak manajemen guna melindungi kesehatan para pekerja di lapangan. Seluruh staf yang bertugas di area pelabuhan diwajibkan menggunakan masker serta kacamata pelindung.
Kebijakan penggunaan alat pelindung diri ini diterapkan sebagai upaya antisipasi terhadap sebaran abu vulkanik yang mungkin terbawa angin. Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan seluruh personel yang bekerja di area terbuka pelabuhan.
General Manager Pelindo Regional II Panjang, Hardianto, menegaskan bahwa pelayanan kepada seluruh pengguna jasa tetap berjalan dengan optimal. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga kelancaran alur logistik meski dalam situasi yang menantang.
"Kami memastikan pelayanan tetap berjalan dan mengedepankan keselamatan dan keamanan," ujar Hardianto.
Selain memastikan operasional tetap stabil, pihak manajemen juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara berkala. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggap darurat terhadap potensi dampak erupsi yang mungkin terjadi.
Hardianto juga menjelaskan bahwa prinsip utama yang dipegang teguh oleh pihak pelabuhan dalam kondisi ini adalah kesiapsiagaan. Seluruh operasional disesuaikan dengan perkembangan kondisi terkini di sekitar lokasi gunung api tersebut.
"Pelayanan mengedepankan prinsip keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap perkembangan kondisi di lapangan," kata Hardianto.