TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan perilaku tidak pantas sepasang pendaki di kawasan Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kini tengah menjadi sorotan publik. Video tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial dan memancing beragam reaksi dari warganet.
Kejadian dalam video tersebut menunjukkan seorang pria dan wanita yang sedang berada di area perbukitan. Keduanya terlihat berada dalam posisi berdekatan dan saling berpelukan saat sedang berbaring di area terbuka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (29/8/2026). Dikutip dari Kompas.com, video tersebut kemudian diunggah ke internet dan memicu perdebatan mengenai norma kesopanan di ruang publik.
Salah satu saksi di lapangan, yaitu Fajar Fata yang berprofesi sebagai porter Gunung Prau, memberikan penjelasan mengenai lokasi pengambilan video tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi di jalur pendakian yang berada di kawasan Dieng.
"Itu di jalur Dieng. Jadi di lokasinya itu di bawah puncak Dieng. Jadi puncak Dieng turun, ada bukit. Nah, di sebelah situ di perbukitan," kata Fajar.
Fajar mengaku sangat menyayangkan adanya tindakan yang dianggap kurang etis tersebut dilakukan di area pegunungan. Ia menekankan bahwa pendakian seharusnya menjadi momen untuk menghargai alam serta menjaga perilaku yang baik.
"Untuk saya sendiri sebagai porter, saya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena membuat gaduh dan viral. Alam yang seharusnya bisa dinikmati keindahannya menjadi tercemar oleh kejadian tersebut," ujar Fajar.
Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh komunitas pendaki gunung untuk tetap menjaga norma dan etika selama melakukan aktivitas di alam terbuka. Diharapkan, insiden serupa tidak terulang kembali demi kenyamanan bersama di kawasan wisata Gunung Prau.