TIMESINDONESIA.MY.ID - Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengalami serangkaian guncangan gempa bumi yang terjadi secara beruntun pada Senin (7/9/2026). Fenomena alam ini berlangsung dalam rentang waktu selama enam jam.
Dikutip dari Kompas.com, aktivitas seismik tersebut tercatat mulai terjadi pada pukul 07.47 WIB dan berakhir hingga pukul 14.30 WIB. Warga setempat sempat merasakan serangkaian getaran yang terjadi dalam waktu yang cukup berdekatan.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Stasiun Geofisika Lampung Utara dan BMKG Lampung, intensitas guncangan yang terjadi tergolong relatif kecil. Kekuatan magnitudo terbesar yang tercatat dalam rangkaian peristiwa tersebut mencapai 3,0.
Fungsional PMG Madya Stasiun Geofisika Lampung Utara, Agung Setiyadi, memberikan penjelasan mengenai penyebab rangkaian gempa tersebut. Beliau menegaskan bahwa fenomena ini murni berkaitan dengan aktivitas pergerakan lempeng dan sesar aktif di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
"Terdapat sepuluh kali kejadian gempa bumi yang terpantau dari pukul 07.47 WIB hingga 14.22 WIB, dengan rata-rata magnitudo di bawah 5 dan kekuatan maksimal mencapai 3," ujar Agung Setiyadi.
Pihak BMKG juga secara tegas menepis adanya kaitan antara gempa beruntun ini dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Penjelasan ini diberikan untuk memberikan ketenangan kepada masyarakat yang mungkin khawatir akan dampak vulkanik.
Hingga saat ini, pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas tektonik di wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari kanal-kanal terpercaya milik pemerintah.