TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kebakaran besar melanda gudang aset milik Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan pada Kamis (3/9/2026) siang. Lokasi kejadian berada di Jalan Pramuka, Painan Selatan, yang memicu perhatian warga sekitar.
Peristiwa ini mengakibatkan sebanyak 62 unit sepeda motor yang tersimpan di dalam gudang hangus terbakar. Beruntung, api tidak sampai merembet ke pemukiman warga maupun memicu ledakan bahan kimia berbahaya.
Dikutip dari Kompas.com, kerugian materiil akibat musibah kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar. Pihak berwenang segera melakukan upaya mitigasi agar dampak kerusakan tidak semakin meluas.
Proses penanganan darurat dimulai tepat pukul 11.42 WIB setelah petugas menerima informasi mengenai adanya kobaran api di lokasi tersebut. Laporan ini segera ditindaklanjuti oleh markas Satpol PP dan Damkar Pesisir Selatan.
"Setelah mendapat informasi, regu A dan regu C langsung diterjunkan, didukung satu unit mobil pompa berkapasitas 5.000 liter serta armada suplai dari BPBD Pessel," ujar Kasatpol PP dan Damkar Pessel, Dongki Agung Pribumi.
Terkait upaya pemadaman di lapangan, petugas menghadapi tantangan yang cukup berat untuk menjinakkan api. Kondisi material yang mudah terbakar di dalam gudang membuat petugas harus bekerja ekstra keras.
Sebagai langkah preventif, masyarakat diimbau untuk selalu memastikan sistem kelistrikan di gudang atau tempat penyimpanan aset dalam kondisi baik. Hal ini penting untuk mencegah risiko korsleting yang sering menjadi pemicu utama kebakaran bangunan.
Selain itu, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di area strategis sangat disarankan untuk meminimalisir dampak jika terjadi kebakaran skala kecil. Langkah cepat dan sigap menjadi kunci dalam menjaga keamanan aset dari risiko kerugian yang lebih besar.
Pihak terkait saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. Diharapkan insiden ini menjadi pengingat pentingnya manajemen risiko aset pemerintah di masa mendatang.