TIMESINDONESIA.MY.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kini tengah melakukan langkah strategis untuk memperkuat integrasi antara Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan aksesibilitas pelanggan yang menggunakan layanan Commuter Line di wilayah tersebut.
Pengembangan infrastruktur ini mencakup penataan fasilitas di sekitar Stasiun Karet serta penyediaan jalur penghubung yang lebih optimal menuju Stasiun Sudirman Baru. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Dikutip dari Kompas.com, pengembangan tersebut dilakukan untuk menciptakan alur perpindahan moda transportasi yang lebih tertata. Fokus utamanya adalah memusatkan kenyamanan akses bagi seluruh pelanggan yang melintasi kedua stasiun tersebut.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa Stasiun Karet tetap akan berfungsi sebagai titik akses utama bagi penumpang. Peran strategis stasiun tersebut tidak akan dihilangkan dalam sistem pelayanan KAI.
"Stasiun Karet tetap memiliki peran sebagai pintu akses pelanggan. Melalui pengembangan fasilitas ini, KAI menata akses dan area pendukung agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan tertata yang terpusat di Stasiun Sudirman Baru," ujar Anne.
Untuk mendukung integrasi tersebut, pihak pengelola telah menyiapkan fasilitas penunjang berupa jalur penghubung yang modern. Fasilitas ini dirancang agar perpindahan penumpang dari Stasiun Karet menuju Stasiun Sudirman Baru menjadi lebih efisien.
Teknis pembangunan fasilitas penghubung ini meliputi pemasangan satu unit travelator datar dengan panjang mencapai 20 meter. Selain itu, terdapat pula dua unit travelator vertikal yang disiapkan untuk memudahkan mobilitas penumpang.
Pembaruan fasilitas ini direncanakan selesai dan mulai beroperasi untuk mendukung mobilitas harian masyarakat di Jakarta. KAI berharap penataan ini dapat memberikan dampak positif bagi kelancaran perjalanan para pengguna jasa transportasi kereta api.
Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari rangkaian pengembangan berkelanjutan yang dilakukan KAI pada Sabtu (5/9/2026). Inovasi ini diharapkan mampu memenuhi standar kenyamanan yang semakin tinggi di tengah padatnya arus mobilitas perkotaan.