TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah fenomena menarik di dunia otomotif Indonesia, lahirnya komunitas yang mewadahi para pemilik kendaraan performa tinggi Mercedes-AMG. Komunitas ini, yang diberi nama AMG Owners Surabaya, secara resmi mendeklarasikan keberadaannya pada 9 Agustus 2026 di Hartono Raya Motor, Surabaya.
Kehadiran AMG Owners Surabaya langsung mencatatkan rekor dengan jumlah anggota mencapai 60 orang. Angka ini menjadikan mereka sebagai komunitas Mercedes-AMG dengan anggota terbanyak di seluruh Indonesia, sekaligus menjadikannya sebagai klub yang paling baru terbentuk.
Yang membedakan AMG Owners Surabaya dari komunitas otomotif lainnya adalah fokusnya yang sangat spesifik. Komunitas ini tidak terbuka untuk semua mobil Mercedes-Benz yang memiliki embel-embel AMG Line, melainkan secara eksklusif menaungi para pemilik "Pure AMG". Kriteria ini merujuk pada mobil yang sepenuhnya dikembangkan dan dirakit oleh Mercedes-AMG di Affalterbach.
Pembentukan komunitas ini berawal dari inisiatif Hartono Raya Motor yang menjalin komunikasi dengan Henry Joewono, yang kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua AMG Owners Surabaya. Tujuan utamanya adalah menyediakan sebuah platform yang solid bagi para pemilik Mercedes-AMG, khususnya yang berada di wilayah Jawa Timur.
"Tujuannya sederhana: menyediakan wadah bagi pemilik Mercedes-AMG, khususnya di Jawa Timur, untuk saling bertukar pengalaman sekaligus membangun hubungan yang lebih erat," demikian disampaikan dalam pemberitaan terkait.
Dari 60 anggota yang telah terdaftar, mayoritas, sekitar 80 persen, berasal dari Surabaya. Hal ini cukup signifikan mengingat komunitas ini baru mulai digaungkan sejak awal Juni 2026, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pemilik mobil mewah ini.
Menariknya lagi, AMG Owners Surabaya juga berhasil menarik perhatian generasi muda. Terdapat cukup banyak anak muda yang turut bergabung dalam komunitas ini, menunjukkan bahwa daya tarik mobil performa tinggi Mercedes-AMG tidak terbatas pada usia tertentu.
Bagi pemilik mobil sekelas AMG, sebuah komunitas memiliki fungsi yang lebih mendalam daripada sekadar tempat berkumpul atau kegiatan touring biasa. Perawatan mobil dengan performa tinggi dan material khusus seperti suede atau matte paint memerlukan perhatian dan pengetahuan yang spesifik.
"Berbagi pengalaman soal perawatan, penggunaan, sampai persoalan teknis tentu menjadi nilai tambah," ungkap sumber berita.