TIMESINDONESIA.MY.ID - Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Widyatama mendapatkan sambutan positif dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung. Inisiatif ini difokuskan pada pembekalan keterampilan kewirausahaan ramah lingkungan atau ecopreneur bagi warga binaan pemasyarakatan di wilayah Bandung.
Langkah pembinaan ini dinilai memberikan dampak nyata dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemandirian ekonomi setelah masa pembinaan berakhir. Pelatihan tersebut memadukan prinsip pengelolaan lingkungan hidup dengan penciptaan peluang usaha bernilai ekonomis.
Dukungan legislatif terhadap sinergi akademisi dan lembaga pemasyarakatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong reintegrasi sosial yang produktif, dikutip dari rilis resmi kegiatan FEB Universitas Widyatama.
"Kami sangat menyambut baik kolaborasi akademisi dalam memberdayakan warga binaan agar memiliki keterampilan baru yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai jual yang baik," ujar perwakilan DPRD Kota Bandung.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen dan mahasiswa FEB Universitas Widyatama memberikan serangkaian materi mulai dari dasar-dasar manajemen usaha, pengelolaan limbah produktif, hingga strategi pemasaran produk ecopreneur. Pendekatan praktis ini dirancang agar peserta dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat secara bertahap.
"Fokus utama kami adalah membentuk pola pikir wirausaha berbasis keberlanjutan lingkungan, sehingga warga binaan siap berdikari dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas," kata perwakilan tim PKM FEB Universitas Widyatama.
Kegiatan pelatihan ini terlaksana dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang secara aktif mengikuti setiap sesi praktik pembuatan produk ramah lingkungan. Perkembangan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri dan daya saing para warga binaan saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui keberlanjutan program ini, DPRD Kota Bandung berharap kemitraan antara perguruan tinggi dan institusi pemasyarakatan dapat terus diperkuat guna mencetak lebih banyak wirausahawan mandiri di Kota Bandung.