TIMESINDONESIA.MY.ID - Lembaga survei Parameter Politik Indonesia baru saja memaparkan data mengenai elektabilitas partai politik di tanah air. Hasil ini menjadi gambaran terkini mengenai preferensi masyarakat terhadap calon wakil rakyat.
Dikutip dari Kompas.com, riset ini dilaksanakan dalam rentang waktu yang cukup panjang. Survei tersebut dilakukan mulai tanggal 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Data yang terkumpul menempatkan Partai Gerindra di posisi puncak dengan perolehan angka 18,3 persen. Sementara itu, PDI-P berada di posisi kedua dengan angka 14,0 persen.
Partai Golkar menyusul ketat di posisi ketiga dengan elektabilitas mencapai 13,0 persen. Angka-angka ini mencerminkan dinamika dukungan publik terhadap partai-partai besar saat ini.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia memberikan penjelasan mengenai metode pertanyaan yang diajukan kepada responden. Hal ini dilakukan untuk mengukur kecenderungan pemilih jika pemilu legislatif dilaksanakan pada waktu survei berlangsung.
"Ketika dilakukan survei pemilihan anggota legislatif dilakukan saat ini, kira-kira partai politik apa yang akan Anda pilih? Ranking pertama adalah Partai Gerindra dengan perolehan 18,3 persen," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.
Mengkaji Ulang Model Tata Kelola Perbatasan Indonesia Melalui Pendekatan Desentralisasi Adaptif
Penjelasan tersebut disampaikan dalam agenda Rilis Survei Parameter Politik Indonesia yang membahas elektabilitas partai dan isu terkini. Acara ini disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi lembaga tersebut pada Selasa (8/9/2026).
Survei ini memberikan gambaran objektif mengenai peta kekuatan politik nasional menjelang agenda politik berikutnya. Publik dapat memantau perkembangan ini sebagai referensi informasi mengenai peta dukungan massa di Indonesia.