TIMESINDONESIA.MY.ID - Dikutip dari Uzone.id, Apple dijadwalkan menggelar acara besar pada 9 September 2026 di Steve Jobs Theater, Cupertino. Perhelatan ini menjadi sorotan dunia karena diprediksi akan membawa perubahan signifikan dalam strategi peluncuran produk perusahaan.

Bagi para penggemar di Indonesia, acara bertajuk ‘Surprise and Shine’ ini dapat disaksikan secara langsung pada Kamis, 10 September 2026 pukul 00.00 WIB. Apple akan menyiarkan peluncuran tersebut melalui situs resmi, aplikasi Apple TV, serta kanal YouTube mereka.

Perubahan strategi terlihat jelas dengan absennya model iPhone 18 reguler dan iPhone Air 2 pada acara tersebut. Apple dikabarkan sengaja membagi jadwal rilis agar fokus utama tertuju pada jajaran produk premium dan kehadiran ponsel layar lipat pertama mereka.

"Apple mulai mengubah strategi peluncuran iPhone dengan membagi jadwal perilisan model Pro dan reguler, sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi iPhone Ultra untuk menjadi bintang utama," ujar Muhammad Faisal Hadi Putra.

Momen ini juga menandai babak baru bagi kepemimpinan perusahaan teknologi raksasa tersebut. John Ternus akan menjalani debutnya sebagai CEO baru Apple, menggantikan posisi Tim Cook yang kini menjabat sebagai Executive Chairman.

"Acara ini merupakan panggung peluncuran produk pertama bagi John Ternus setelah resmi menjabat sebagai CEO baru Apple," ungkap Muhammad Faisal Hadi Putra.

Dari sisi teknis, iPhone 18 Pro dan Pro Max akan ditenagai chip A20 Pro dengan fabrikasi 2nm dari TSMC. Peningkatan performa ini dibarengi dengan penggunaan modem C2 dan N2, serta layar LTPO+ OLED yang diklaim jauh lebih hemat daya dibandingkan pendahulunya.

Inovasi paling ditunggu adalah iPhone Ultra yang mengusung desain layar lipat dengan ketebalan hanya 4,5 mm saat dibuka. Untuk efisiensi ruang, Apple kabarnya mengganti sistem Face ID dengan Touch ID yang terintegrasi pada tombol power perangkat.

Kenaikan harga diprediksi tidak terelakkan untuk lini premium akibat lonjakan biaya produksi chip 2nm dan komponen AI. Harga iPhone 18 Pro series diperkirakan naik sekitar USD200 hingga USD300, sementara iPhone Ultra diprediksi menyentuh angka hingga USD2.500.