TIMESINDONESIA.MY.ID - Wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami peristiwa gempa bumi pada Selasa (8/9/2026). Guncangan ini dirasakan oleh warga setempat dan sempat menyita perhatian masyarakat luas.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa kekuatan gempa yang terjadi tercatat sebesar magnitudo (M) 5. Peristiwa alam ini terjadi di kawasan yang berada di wilayah administratif Manggarai.
Berdasarkan data teknis, pusat gempa tersebut berlokasi sekitar 69 kilometer arah timur laut dari Ruteng. Lokasi ini menjadi titik utama yang dianalisis oleh para ahli seismologi untuk menentukan dampak getaran yang ditimbulkan.
Dikutip dari akun resmi BMKG, pihak otoritas memberikan detail mengenai kedalaman pusat gempa yang terjadi. Informasi ini sangat krusial bagi warga untuk memahami karakteristik aktivitas tektonik di wilayah tersebut.
"Kedalaman: 10 Km," tulis BMKG di akun X, Selasa (8/9/2026).
Hingga saat ini, pihak berwenang terus melakukan pemantauan terkait potensi gempa susulan di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu memantau informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG.
Instansi terkait juga memastikan bahwa mereka akan terus memperbarui data perkembangan situasi di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban warga di Ruteng dan sekitarnya pasca-kejadian.
Pihak berwenang juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan memantau dampak kerusakan fisik di lokasi pusat gempa.