TIMESINDONESIA.MY.ID - Polda Riau kembali menunjukkan aksi nyata dalam misi kemanusiaan bagi para korban bencana alam. Sebanyak 60 ton bantuan logistik telah resmi diberangkatkan untuk meringankan beban warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Proses pengiriman bantuan ini dilakukan melalui jalur laut dengan titik keberangkatan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Logistik tersebut dipersiapkan secara matang untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat di lokasi bencana dapat terpenuhi dengan segera.
Dikutip dari Antara News, inisiatif ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap situasi darurat yang dialami masyarakat di wilayah timur Indonesia tersebut. Seluruh personel yang terlibat memastikan proses pemuatan barang ke kapal berjalan dengan lancar dan aman.
"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah gempa bumi," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Pihaknya menjelaskan bahwa pemilihan Surabaya sebagai titik keberangkatan didasarkan pada pertimbangan efisiensi jalur logistik laut. Keputusan ini diambil agar bantuan dapat sampai ke NTT dengan waktu yang lebih singkat dan tepat sasaran.
"Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar distribusi bantuan ini bisa diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan di lokasi terdampak," kata Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Selain bantuan berupa bahan makanan, paket logistik tersebut juga mencakup kebutuhan darurat lainnya seperti perlengkapan bayi dan kebutuhan sanitasi. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan barang di wilayah bencana.
Seluruh bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif serta memulihkan kondisi psikologis para penyintas gempa. Polda Riau berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di NTT hingga kondisi masyarakat kembali stabil.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti kuat sinergi antarwilayah dalam menghadapi bencana nasional. Diharapkan langkah konkret dari Polda Riau ini dapat menginspirasi berbagai pihak lainnya untuk turut serta membantu pemulihan pascagempa di NTT.