TIMESINDONESIA.MY.ID - Kondisi layanan kesehatan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) kini menjadi sorotan tajam dari kalangan legislatif. Hal ini dipicu oleh keluhan masyarakat terkait terbatasnya ketersediaan tenaga dokter serta stok obat-obatan yang tidak memadai di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.

Dikutip dari laman media Kalteng Pos, perhatian serius ini disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas dari Partai Perindo. Langkah evaluasi dianggap mendesak untuk dilakukan guna memastikan hak masyarakat atas akses kesehatan yang layak dapat terpenuhi dengan baik.

Menurut pihak legislatif, permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa warga. Peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan menjadi prioritas utama yang harus segera dibenahi oleh pemerintah daerah.

"Kami mendesak pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan yang ada, terutama menyangkut ketersediaan dokter dan stok obat," ujar legislator dari Partai Perindo tersebut.

Selain menyoroti ketersediaan tenaga medis, legislator tersebut juga menekankan pentingnya manajemen logistik obat-obatan. Stok yang habis di puskesmas atau rumah sakit daerah seringkali menyulitkan pasien yang membutuhkan penanganan medis segera.

"Sangat disayangkan jika masyarakat harus kesulitan mendapatkan akses pengobatan dasar hanya karena masalah klasik seperti kekosongan stok obat dan minimnya tenaga dokter," kata beliau.

Legislator ini berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kesenjangan layanan kesehatan di wilayah Gunung Mas. Dukungan anggaran dan penempatan tenaga medis yang merata dinilai sebagai solusi jangka pendek yang harus diutamakan.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar pelayanan kesehatan di Gunung Mas dapat berjalan lebih optimal. Fokus utama mereka adalah memastikan bahwa setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan pasien.

Diharapkan melalui evaluasi ini, kendala yang menghambat pelayanan kesehatan dapat diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat. Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait sangat diperlukan untuk memperbaiki sistem kesehatan yang lebih inklusif bagi seluruh warga Gunung Mas.