TIMESINDONESIA.MY.ID - Dikutip dari Kompas.com, kebakaran besar melanda area pembuangan sampah di TPA Putri Cempo, Solo, sejak Rabu (2/9/2026) petang. Hingga Kamis (3/9/2026), api dikabarkan masih belum sepenuhnya padam.

Dampak dari insiden tersebut mulai dirasakan oleh warga sekitar, termasuk para siswa di SDN 2 Plesungan dan sebuah TK di Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar. Asap tebal dari lokasi kebakaran dilaporkan masuk ke area sekolah.

Kondisi udara yang terpapar asap membuat pihak sekolah mengambil tindakan pencegahan. Para siswa kini diwajibkan menggunakan masker selama menjalani proses kegiatan belajar mengajar di ruang kelas.

Pantauan di lokasi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 09.00 pagi menunjukkan bahwa asap dari TPA Putri Cempo sesekali terbawa angin ke arah sekolah. Situasi ini mengganggu kenyamanan siswa dalam beraktivitas.

Pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk memulangkan siswa kelas 1 dan 2, serta murid TK yang lokasinya berdekatan dengan SDN 2 Plesungan, lebih awal dari jadwal biasanya. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan para siswa dari dampak paparan asap.

"Siswa TK dan SD masih masuk sekolah pasca terjadinya kebakaran di TPA Putri Cempo dengan catatan mengenakan masker ketika mengikuti pembelajaran," ujar Mulyono, Koordinator Wilayah (Korwil) SD Gondangrejo.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pihak sekolah untuk memastikan keamanan siswa di tengah kondisi lingkungan yang kurang kondusif. Pemantauan situasi di sekitar lokasi terus dilakukan oleh pihak terkait hingga kondisi dinyatakan aman.

Hingga saat ini, upaya pemadaman di TPA Putri Cempo terus diupayakan oleh pihak berwenang. Masyarakat sekitar diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan kualitas udara akibat kebakaran tersebut.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google