TIMESINDONESIA.MY.ID - TransTrack memperkenalkan Rally Tracking System yang dirancang khusus untuk mendukung aspek monitoring dan keselamatan dalam ajang Sumatra Utara Rally 2026. Teknologi ini menjadi tulang punggung bagi Race Control dalam memantau pergerakan peserta secara real-time.
Sistem ini mengandalkan kombinasi konektivitas seluler dan satelit untuk memastikan cakupan yang luas, bahkan di area terpencil. Hal ini memungkinkan Race Control untuk mengetahui posisi terkini setiap kendaraan, mendeteksi kapan kendaraan berhenti, serta memperoleh informasi krusial mengenai kondisi peserta.
Keberadaan Rally Tracking System sangat vital dalam mempercepat koordinasi respons keselamatan di setiap Special Stage (SS). Informasi yang akurat dan cepat sangat dibutuhkan, terutama ketika terjadi insiden yang dapat membahayakan jalannya perlombaan atau peserta itu sendiri.
Dalam gelaran kali ini, teknologi canggih TransTrack akan memantau 45 peserta yang berkompetisi. Rute perlombaan mencakup 12 Special Stage di area Tobasari A, Tobasari B, dan Bah Butong, dengan total jarak tempuh mencapai 231,10 kilometer selama dua hari penyelenggaraan.
Karakteristik reli yang memiliki lintasan panjang dan tersebar di berbagai lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi tim Race Control. Oleh karena itu, pemantauan posisi dan kondisi kendaraan secara instan menjadi prioritas utama, terutama saat peserta mengalami kendala atau berhenti di tengah lintasan.
Apabila ada peserta yang mengalami insiden hingga mengganggu jalannya lintasan, Rally Tracking System akan segera memberikan informasi detail mengenai kondisi peserta tersebut kepada Race Control. Hal ini memfasilitasi tindakan penanganan yang lebih sigap dan efektif.
Selain fungsi utamanya dalam mendukung respons keselamatan, data log yang terekam oleh Rally Tracking System juga berfungsi sebagai catatan penting. Data ini dapat dimanfaatkan oleh perangkat perlombaan untuk mengevaluasi setiap kejadian dan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis terkait jalannya kompetisi.
Meskipun sistem ini memberikan informasi vital, keputusan mengenai pemberlakuan red flag atau penghentian sementara Special Stage tetap berada di bawah kewenangan penuh panitia perlombaan, sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam ajang tersebut.
"Dalam rally, setiap detik dan informasi dari lintasan sangat berarti. Rally Tracking System kami kembangkan bukan sekadar untuk menunjukkan posisi kendaraan, tetapi untuk membantu Race Control memperoleh informasi yang dibutuhkan agar situasi di lintasan dapat diketahui dan direspons lebih cepat," ujar Anggia Meisesari, Founder & CEO TransTRACK.