TIMESINDONESIA.MY.ID - Warga di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, dikejutkan oleh peristiwa gempa bumi yang terjadi pada Jumat (4/9/2026). Fenomena alam ini tercatat memiliki kekuatan magnitudo (M) 4,9.
Berdasarkan data yang dihimpun, pusat gempa bumi tersebut berada di titik koordinat yang terletak di wilayah daratan maupun perairan sekitar Kabupaten Boalemo. Guncangan ini dirasakan cukup signifikan oleh masyarakat setempat.
Dikutip dari akun resmi X @infoBMKG, pusat gempa berada di posisi 27 kilometer arah Barat Laut dari Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Posisi ini menjadi acuan utama bagi otoritas terkait dalam memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat bahwa gempa tersebut terjadi pada kedalaman 58 kilometer di bawah permukaan bumi. Kedalaman ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal yang umumnya cukup terasa di permukaan.
"#Gempa Mag:4.9,(27 km BaratLaut BOALEMO-GORONTALO)," ujar pihak @infoBMKG melalui pernyataan resminya.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus memantau perkembangan situasi pasca-gempa di Gorontalo. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai adanya kerusakan bangunan atau dampak lain yang ditimbulkan oleh guncangan tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait potensi gempa susulan. Warga juga diminta agar tidak mudah percaya dengan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya mengenai situasi keamanan wilayah.
Pemerintah daerah setempat diharapkan segera melakukan pengecekan di lokasi terdampak guna memastikan kondisi infrastruktur dan keselamatan warga tetap terjaga. Langkah mitigasi bencana tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak terkait di wilayah Boalemo.