TIMESINDONESIA.MY.ID - Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang telah berlangsung intensif di lokasi ledakan rumah mewah di Medan akhirnya mencapai titik akhir. Korban terakhir yang dicari telah berhasil ditemukan, menandai penutupan resmi seluruh rangkaian upaya penyelamatan yang dilakukan oleh tim gabungan.

Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah rumah mewah yang berlokasi di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Ledakan dahsyat yang mengguncang kawasan tersebut menarik perhatian besar dari masyarakat dan mengerahkan berbagai elemen penyelamat untuk segera bertindak.

Pada hari penemuan korban terakhir, tim SAR telah bekerja tanpa lelah selama berhari-hari. Mereka menggunakan berbagai alat dan teknik canggih untuk menyisir puing-puing bangunan yang hancur akibat ledakan tersebut, demi menemukan siapa pun yang mungkin masih terperangkap.

Penemuan korban terakhir ini membawa duka mendalam sekaligus kelegaan bagi keluarga korban dan tim penyelamat. Setelah identifikasi awal, korban tersebut dipastikan sebagai salah satu dari mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang pasca kejadian ledakan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Medan, M. Yunus, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa seluruh operasi SAR telah resmi dihentikan. "Dengan ditemukannya korban terakhir, maka operasi SAR dinyatakan ditutup," tegasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa proses identifikasi terhadap seluruh korban yang ditemukan telah dilakukan secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memastikan setiap individu teridentifikasi dengan benar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Semua korban sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga," ujar M. Yunus, mengkonfirmasi akhir dari seluruh rangkaian proses identifikasi. Pernyataan ini menggarisbawahi kelengkapan data dan penanganan jenazah para korban.

Penyebab pasti dari ledakan yang menggemparkan ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Tim investigasi gabungan terus bekerja untuk mengungkap akar permasalahan yang menyebabkan insiden memilukan ini terjadi.

Meskipun operasi SAR telah ditutup, upaya pemulihan dan investigasi di lokasi kejadian masih terus berlanjut. Pihak berwenang berkomitmen untuk memberikan penjelasan yang transparan mengenai penyebab ledakan tersebut.