• TIMESINDONESIA.MY.ID - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menyuarakan keprihatinan mendalam terkait alokasi dan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kabupaten Parigi Moutong. Organisasi politik ini menekankan pentingnya setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan harus memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPW Perindo Sulawesi Tengah, H. Mahfud Masuara, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada awak media. Beliau menegaskan bahwa fokus utama dalam pengelolaan anggaran adalah bagaimana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya sekadar angka di atas kertas.

"Setiap rupiah APBD yang dikeluarkan di Parigi Moutong harus berdampak bagi masyarakat," ujar H. Mahfud Masuara. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen partainya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik.

Pertanyaan mendasar yang muncul adalah, bagaimana APBD saat ini telah berjalan dan apakah sudah sesuai dengan harapan untuk pembangunan daerah. Perindo secara spesifik menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang dibiayai oleh APBD.

Tuntutan ini dilayangkan dengan harapan agar pemerintah daerah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Ditekankan bahwa alokasi anggaran seharusnya berorientasi pada solusi nyata untuk berbagai persoalan yang dihadapi warga, mulai dari infrastruktur hingga layanan dasar.

"Bukan hanya sekadar program jalan, namun program-program itu harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tegas H. Mahfud Masuara. Pernyataan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran bahwa beberapa program mungkin belum sepenuhnya menjawab permasalahan yang ada.

Lebih lanjut, Perindo mendorong agar setiap tahapan dalam pengelolaan APBD, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dilakukan secara terbuka. Keterbukaan ini diharapkan dapat mencegah potensi penyalahgunaan anggaran dan memastikan dana publik tersalurkan secara efektif.

Upaya ini juga merupakan bagian dari peran partai politik dalam menjalankan fungsi kontrolnya terhadap jalannya pemerintahan. Dengan mengawal penggunaan APBD, Perindo berupaya memastikan bahwa pembangunan di Parigi Moutong berjalan sesuai dengan aspirasi rakyat.

Dikutip dari berbagai sumber, fokus pada dampak APBD ini merupakan respons terhadap berbagai laporan mengenai kesenjangan pembangunan di beberapa wilayah. Perindo berharap, dengan penekanan ini, pemerintah daerah akan lebih proaktif dalam menyusun kebijakan anggaran yang berpihak pada rakyat.