TIMESINDONESIA.MY.ID - Peristiwa kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, yang kali ini melanda kawasan Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga. Luasan lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai 100 hektare, menunjukkan peningkatan signifikan dari perkiraan awal.
Kebakaran ini telah berlangsung selama kurang lebih lima hari terakhir. Namun, intensitas api dan cakupan wilayah yang terdampak mengalami peningkatan drastis dalam dua hari terakhir, menimbulkan kekhawatiran serius bagi warga dan petugas.
Kondisi lahan gambut yang kering menjadi faktor utama yang memperparah situasi. Sifat gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan ketika kering membuat upaya pemadaman api menjadi tantangan besar bagi tim gabungan.
Selain itu, akses menuju lokasi kebakaran juga dilaporkan sangat sulit. Medan yang berat dan terjal menghambat pergerakan petugas serta alat pemadam kebakaran, sehingga memperpanjang waktu penanganan.
Kepala Pos (Kapos) Sanga-Sanga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Kartanegara, Gunawan, memberikan keterangan mengenai perkembangan situasi. Beliau menyatakan bahwa kebakaran ini sudah berlangsung cukup lama.
"Kalau kebakaran ini sudah sekitar lima hari yang lalu," ujar Gunawan.
Beliau melanjutkan, "Cuma yang terparah ini dua hari belakangan. Dua hari ini yang terparah kebakarannya dan meluas."
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa meskipun api telah ada selama beberapa hari, dua hari terakhir menjadi periode paling kritis dengan penyebaran api yang cepat dan luas.
Sulitnya pemadaman ini menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi petugas di lapangan. Upaya terus dilakukan dengan segala keterbatasan yang ada demi mengendalikan api sebelum meluas lebih jauh.