TIMESINDONESIA.MY.ID - Gudang limbah PT Annisa Jaya Utama di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dilalap api sejak Sabtu (8/8/2026) dan kini memasuki hari ketiga. Asap pekat yang terus mengepul dari lokasi kebakaran mulai menimbulkan dampak serius bagi kesehatan warga di sekitar area tersebut.

Situasi ini telah menyebabkan sedikitnya 17 warga dari lima kepala keluarga (KK) mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait dalam penanganan musibah kebakaran ini.

Berdasarkan penilaian awal yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Brebes, 17 warga yang terdampak langsung tersebut diketahui tinggal di area yang berhadapan langsung dengan lokasi gudang yang terbakar.

Kondisi ini tentu memerlukan perhatian khusus, mengingat di antara warga yang terdampak terdapat satu anak berkebutuhan khusus dan dua orang lanjut usia (lansia). Kelompok rentan ini memerlukan penanganan ekstra.

Sejumlah warga yang terpapar asap pekat dari kebakaran tersebut mulai mengeluhkan adanya gangguan kesehatan. Keluhan yang paling umum dirasakan adalah sesak napas yang cukup mengganggu aktivitas mereka.

Selain sesak napas, warga juga melaporkan adanya keluhan terkait gangguan pada paru-paru mereka. Beberapa kasus bahkan menunjukkan adanya kekambuhan atau perburukan kondisi bagi penderita asma.

"Warga sekitar mulai mengeluhkan sesak napas akibat asap pekat dari kebakaran gudang limbah," demikian pernyataan yang disampaikan oleh pihak PMI Brebes.

Pihak PMI Brebes terus melakukan asesmen dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan warga terdampak. Upaya penanganan awal dan pemberian bantuan medis terus diupayakan di lapangan.

Kebakaran yang masih berlangsung ini menjadi pengingat akan pentingnya manajemen risiko dan penanganan limbah yang aman untuk mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.