TIMESINDONESIA.MY.ID - Dampak musim kemarau panjang saat ini mulai dirasakan secara signifikan oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Warga di wilayah tersebut mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.
Menanggapi situasi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU segera mengambil langkah cepat dengan menerjunkan bantuan langsung. Sebanyak lima unit mobil tangki dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih ke titik-titik wilayah yang mengalami kekeringan paling parah.
"Hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan musim kemarau," ujar Bupati OKU Teddy Meilwansyah.
Upaya distribusi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang kesulitan mendapatkan akses air. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut secara resmi dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026.
Armada tangki yang diturunkan merupakan hasil kolaborasi dari berbagai instansi terkait di lingkungan pemerintah daerah. Beberapa instansi yang terlibat aktif di antaranya adalah Perumda Tirta Raja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, serta Dinas Pemadam Kebakaran OKU.
Selain dukungan dari instansi lokal, pihak pemerintah daerah juga berhasil mendapatkan tambahan bantuan armada. Pemkab OKU menerima dukungan satu unit mobil tangki tambahan dari Kementerian PUPR melalui Balai Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.
Dikutip dari media setempat, langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama puncak musim kemarau berlangsung. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau kebutuhan air warga di wilayah yang mengalami krisis air bersih.