TIMESINDONESIA.MY.ID - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, telah berhasil mengevakuasi seekor buaya muara berukuran besar. Satwa tersebut dinilai membahayakan keselamatan manusia yang berada di sekitar Sungai Cihara.
Buaya yang memiliki panjang sekitar tiga meter ini dilaporkan kerap muncul di area yang sering dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berbagai aktivitas. Termasuk di antaranya adalah kegiatan berenang di perairan tersebut.
Kemunculan satwa liar ini tentu saja memicu kekhawatiran yang signifikan. Terlebih lagi bagi para pengunjung yang sedang menikmati keindahan obyek wisata Pantai Pasir Putih di Cihara.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, menjelaskan bahwa proses penangkapan buaya tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan resmi. Laporan tersebut datang langsung dari para wisatawan yang mengunjungi lokasi wisata.
"Penangkapan buaya tersebut melibatkan empat personel yang dilakukan pagi dini hari pukul 01.10 WIB setelah menerima laporan wisatawan yang mengunjungi obyek wisata Pantai Pasir Putih, Cihara," ujar Sukanta di Lebak, Rabu (19/8/2026) dikutip dari Antara.
Laporan yang diterima tersebut secara spesifik menyebutkan adanya kemunculan buaya. Lokasi kemunculan buaya tersebut berada di sekitar area wisata yang ramai dikunjungi.
Hal ini menunjukkan pentingnya respons cepat dari BPBD dalam menanggapi laporan masyarakat. Terutama ketika menyangkut potensi ancaman terhadap keselamatan publik di area rekreasi.
Keberadaan buaya di area publik seperti pantai wisata memang menjadi perhatian serius. Hal ini demi menjaga kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung.
Proses evakuasi yang dilakukan di dini hari menunjukkan dedikasi petugas untuk segera mengatasi masalah ini. Tujuannya agar aktivitas wisata dapat kembali berjalan normal tanpa rasa khawatir.