TIMESINDONESIA.MY.ID - Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan serangkaian pertemuan penting di Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Agenda utamanya adalah mendesak percepatan penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak musibah banjir di wilayahnya.
Tiga menteri Kabinet Presiden RI Prabowo Subianto menjadi sasaran lobi Bupati Iskandar. Beliau bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto.
Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak warga Aceh Timur yang rumahnya rusak akibat banjir yang terjadi pada November 2025. Bupati Iskandar secara spesifik meminta agar bantuan tahap kedua segera disalurkan untuk meringankan beban para penyintas.
"Kami meminta agar bantuan tahap kedua bagi penyintas banjir Aceh Timur segera disalurkan," ujar Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky dalam salah satu pernyataannya kepada para menteri.
Bantuan yang dinanti tersebut mencakup upaya perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan. Kondisi ini menjadi prioritas utama mengingat besarnya jumlah rumah yang terdampak oleh bencana alam tersebut.
Data yang disampaikan oleh Bupati Iskandar menunjukkan skala kerusakan yang cukup signifikan. Sebanyak 18.681 rumah di Aceh Timur tercatat mengalami kerusakan akibat banjir tersebut.
Rincian kerusakan rumah tersebut menunjukkan variasi tingkat keparahan. Sebanyak 13.501 rumah mengalami rusak ringan, sementara 3.493 rumah dikategorikan rusak sedang.
"Berdasarkan data yang kami sampaikan, sebanyak 18.681 rumah di Aceh Timur mengalami kerusakan, dengan rincian 13.501 rumah rusak ringan, 3.493 rumah rusak sedang, dan 1.687 rumah rusak berat," terang Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky.
Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Sumatera, menjadi salah satu pejabat yang menerima aspirasi dari Bupati Aceh Timur. Perannya sangat krusial dalam koordinasi penanganan pasca-bencana.