TIMESINDONESIA.MY.ID - Gelombang kepedulian mengalir dari tanah Jawa Tengah menuju titik-titik terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur. Polda Jateng mengambil inisiatif penting dengan memberangkatkan sejumlah bantuan vital.

Bantuan tersebut dikemas dalam bentuk 10 unit truk yang sarat muatan logistik, serta mengerahkan tim medis profesional. Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata dukungan kepada masyarakat yang tengah berjuang pasca gempa bumi.

Pengiriman bantuan ini merupakan wujud respons cepat dan empati dari Polda Jateng terhadap musibah yang menimpa saudara-saudara mereka di NTT. Bantuan diharapkan dapat segera menjangkau para korban.

Tim medis yang diberangkatkan terdiri dari para tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan kesehatan darurat. Keberadaan mereka sangat krusial untuk penanganan korban luka dan pencegahan penyebaran penyakit.

"Bantuan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi.

Beliau menambahkan bahwa bantuan yang dikirimkan meliputi berbagai kebutuhan pokok, seperti makanan, minuman, pakaian, serta perlengkapan medis. Ketersediaan logistik menjadi prioritas utama dalam fase tanggap darurat ini.

"Kami mengerahkan personel terbaik kami untuk memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan," tegas Irjen Pol. Ahmad Luthfi.

Pemberangkatan armada bantuan ini dilakukan pada hari Rabu (14/4/2021). Tanggal ini menandai dimulainya penyaluran bantuan secara masif dari Polda Jateng.

"Kami telah menyiapkan segala sesuatunya agar bantuan ini bisa segera sampai ke lokasi. Prioritas kami adalah kecepatan dan efektivitas," jelas Kapolda Jateng.