TIMESINDONESIA.MY.ID - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,3 dilaporkan telah mengguncang wilayah Tahuna dan sekitarnya pada hari Rabu (29/5/2024) pagi. Peristiwa alam ini terjadi tepatnya pada pukul 08.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merupakan lembaga yang pertama kali menginformasikan mengenai kejadian gempa ini. Mereka merilis data awal mengenai kekuatan dan lokasi episentrum gempa yang terjadi.

Lokasi gempa tercatat berada pada koordinat 4.46 Lintang Utara dan 126.08 Bujur Timur. Pusat gempa berada di laut, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer dari permukaan bumi.

Pihak BMKG segera memberikan keterangan resmi terkait potensi bencana susulan. Mereka menegaskan bahwa gempa yang terjadi ini tidak memiliki potensi untuk menimbulkan gelombang tsunami.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. Beliau menjelaskan bahwa gempa yang terjadi memiliki karakteristik yang tidak membahayakan.

"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Daryono, merujuk pada analisis awal yang dilakukan oleh timnya. Pernyataan ini diharapkan dapat menenangkan masyarakat yang terdampak.

Lebih lanjut, Daryono juga menjelaskan mengenai alasan mengapa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Analisis mendalam dilakukan untuk memastikan keamanan warga.

"Gempa bumi ini memiliki mekanisme patahan naik atau turun yang dapat memicu tsunami," jelas Daryono, menguraikan dasar ilmiah dari penilaian tersebut.

BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.