TIMESINDONESIA.MY.ID - Sejumlah pendidik yang bernaung di bawah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, telah melaksanakan sebuah kegiatan napak tilas yang penuh makna. Kegiatan ini berfokus pada kunjungan ke makam pahlawan nasional, Cut Meutia, yang berlokasi di Pucok Krueng Keureto, Kecamatan Pirak Timu.
Perjalanan menuju makam pahlawan nasional tersebut bukanlah hal yang mudah. Lokasinya yang berada di kawasan pedalaman menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta.
Para guru harus mengandalkan kendaraan motor trail untuk menaklukkan medan yang berat. Rute yang dilalui mencakup melintasi hutan lebat, pegunungan, hingga lembah yang curam.
Kondisi medan yang sulit ini memaksa rombongan untuk menempuh perjalanan kaki sejauh puluhan kilometer. Mereka harus menyusuri sungai demi mencapai lokasi makam yang berada di tengah kawasan hutan.
Rombongan guru IGI Kabupaten Aceh Utara memulai perjalanan mereka dari Matangkuli pada pukul 08.00 WIB. Setelah menempuh berbagai rintangan, mereka baru berhasil tiba di kompleks makam sekitar pukul 15.00 WIB.
Selama perjalanan yang penuh tantangan tersebut, para guru tidak lupa untuk mendokumentasikan setiap momen. Dokumentasi dalam bentuk video ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan ajar yang edukatif bagi para siswa di Kabupaten Aceh Utara.
"Perjalanan ini sangat menantang, kami harus melewati hutan, gunung, dan lembah dengan motor trail," ujar salah seorang perwakilan guru yang tidak disebutkan namanya.
"Bahkan, puluhan kilometer kami harus berjalan kaki menyusuri sungai baru bisa sampai ke makam yang berada dalam kawasan hutan ini," tambahnya.
"Kami memulai perjalanan dari Matangkuli Kabupaten Aceh Utara pukul 08.00 WIB dan baru tiba sekitar pukul 15.00 WIB," jelas salah seorang peserta napak tilas.