- TIMESINDONESIA.MY.ID -
Di tengah suasana yang penuh antusiasme, terdengar suara seorang ibu yang berubah-ubah intonasinya. Nada suaranya terkadang meninggi, lalu melunak, seiring dengan pergantian ekspresi wajahnya yang mengikuti alur cerita yang dibacakan.
Menyaksikan pemandangan tersebut, sejumlah ibu-ibu lainnya tampak khidmat menyimak. Tawa sesekali terdengar, diiringi interaksi aktif, ada yang menjawab pertanyaan, dan bahkan mencoba menirukan ekspresi tokoh dalam cerita.
Kegiatan menarik ini berlangsung di Perpustakaan Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, pada hari Selasa, 11 Agustus 2026.
Sebanyak 30 warga, dengan mayoritas adalah para ibu, berkumpul untuk mendalami teknik membaca nyaring atau yang dikenal dengan istilah read aloud.
Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan cara membaca buku, tetapi lebih dalam lagi, yaitu bagaimana membuat setiap cerita yang dibaca terasa hidup dan menarik ketika disampaikan kepada anak-anak maupun cucu.
"Kami tidak sekadar belajar membaca buku, tetapi bagaimana membuat cerita di dalamnya terasa hidup ketika disampaikan kepada anak dan cucu," ujar salah seorang peserta yang mengikuti pelatihan tersebut.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi para ibu untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan interaksi dengan generasi penerus, melalui medium cerita yang menggugah imajinasi.
Melalui metode read aloud , diharapkan para ibu dapat menciptakan momen berkualitas bersama anak-anak, menumbuhkan kecintaan pada buku sejak dini, dan mempererat ikatan keluarga.