TIMESINDONESIA.MY.ID - Nursyda Syam membagikan semangat literasi di klub baca perempuan yang didirikannya, sebuah inisiatif yang berakar dari pengalaman pribadi yang tak terduga. Ia dengan antusias merentangkan lembaran demi lembaran buku cerita di hadapan para anggota klubnya.
Rumah Nursyda Syam di pinggiran Kampung Pesisir, Dusun Jambianom, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, kini menjadi pusat aktivitas yang ramai dikunjungi warga. Kehadirannya membawa warna baru bagi lingkungan sekitar.
Pada tahun 2006, Nursyda Syam mengambil langkah besar dengan mendirikan Klub Baca Perempuan. Inisiatif ini tidak hanya berhenti pada pendirian klub, tetapi juga memelopori berbagai gerakan sosial yang memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat.
Gerakan literasi yang ia galakkan juga menyentuh dunia pendidikan anak usia dini. Nursyda Syam secara aktif membacakan buku cerita bagi anak-anak yang bersekolah di PAUD Anak Negeri, menanamkan kecintaan pada buku sejak dini.
Tidak hanya aktif dalam kegiatan membaca, Nursyda Syam juga seorang penulis produktif. Ia telah menghasilkan berbagai karya tulis yang memperkaya khazanah sastra lokal, termasuk kumpulan cerpen "Gadis Itu Bernama Rinjani", novel "Tulah Manuh", dan antologi puisi "Tonggak".
Bagi Nursyda Syam, pengalaman mengajarkan membaca dan proses menciptakan buku cerita sendiri merupakan dua hal yang saling melengkapi, bagaikan dua sayap yang menopang terbangnya sebuah pesawat.
"Bagi perempuan yang pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Sastra Universitas Negeri Yogyakarta ini, mengajarkan membaca dan menulis buku cerita sendiri adalah dua sayap yang sama," demikian kutipan yang menggambarkan pandangannya tentang pentingnya kedua aspek literasi tersebut.
Kisah ini memberikan gambaran betapa sebuah pengalaman, bahkan yang dimulai dari hal negatif, dapat bertransformasi menjadi kekuatan besar untuk kemajuan komunitas, terutama dalam hal literasi dan pemberdayaan perempuan.
Dikutip dari Kompas.com, perjalanan Nursyda Syam menjadi bukti nyata bahwa semangat dan dedikasi dapat mengatasi berbagai hambatan demi mewujudkan perubahan positif.