TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kebakaran terjadi pada Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang tengah berlayar di perairan Selat Lombok. Kejadian ini memicu respons cepat dari pihak berwenang dan regu penyelamat.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada hari Minggu, (3/3/2024), sekitar pukul 14.30 WITA. KMP Putri Yasmin sedang dalam perjalanan pelayaran saat api mulai berkobar di bagian dek kapal.
Seluruh penumpang yang berada di atas kapal saat kejadian berhasil diselamatkan dari ancaman bahaya. Upaya evakuasi dilakukan dengan mengerahkan berbagai armada kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Lokasi kejadian kebakaran tepatnya berada di tengah Selat Lombok, sebuah jalur pelayaran penting yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Pulau Sumbawa. Posisi strategis ini memungkinkan bantuan cepat datang.
Penyebab pasti dari kebakaran yang melanda KMP Putri Yasmin ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Dugaan awal masih terus didalami untuk mengetahui akar permasalahannya.
"Seluruh penumpang yang ada di kapal berhasil kita evakuasi tanpa ada korban jiwa," ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Lalu Wahyu Effendi, dalam keterangan resminya. Pernyataan ini menegaskan keberhasilan operasi penyelamatan.
"Ada 352 penumpang yang kita evakuasi dari KMP Putri Yasmin, semuanya selamat," tambah Lalu Wahyu Effendi, merinci jumlah penumpang yang berhasil diamankan. Informasi ini memberikan gambaran detail mengenai skala evakuasi.
KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran tersebut merupakan kapal penyeberangan yang melayani rute antar pulau di Nusa Tenggara Barat. Kapal ini biasanya membawa penumpang dan kendaraan.
Dikutip dari Antara, kapal patroli KPLP dan kapal-kapal nelayan turut serta dalam membantu proses evakuasi para penumpang. Sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan penanganan insiden.