TIMESINDONESIA.MY.ID - Kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Peristiwa ini terjadi pada area sabana yang terletak di Blok Pengol, Kabupaten Probolinggo.

Insiden kebakaran tersebut mulai terdeteksi oleh petugas dan warga setempat pada pukul 16.10 WIB. Api terlihat membakar vegetasi kering di area lembah perbukitan yang menjadi bagian dari ekosistem taman nasional.

Lokasi Blok Pengol sendiri dikenal memiliki topografi berupa lembah dan padang rumput sabana yang luas. Kawasan ini letaknya sangat strategis karena berada di sisi selatan Gunung Bromo.

Secara geografis, area yang terbakar tersebut berdekatan dengan destinasi populer Bukit Teletubbies. Kedekatan lokasi ini memicu kewaspadaan tinggi karena potensi penyebaran api ke area wisata yang sering dikunjungi wisatawan.

Dikutip dari sumber berita terkait, peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pihak pengelola kawasan TNBTS. Langkah-langkah mitigasi segera dipersiapkan untuk mencegah meluasnya jangkauan api di wilayah tersebut.

"Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kali ini api membakar area sabana di Blok Pengol, Kabupaten Probolinggo," ujar sumber informasi tersebut.

Pihak berwenang saat ini terus melakukan pemantauan intensif di titik munculnya api. Kondisi cuaca dan arah angin menjadi faktor penentu dalam upaya pengendalian kebakaran di medan perbukitan tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari munculnya titik api di Blok Pengol masih dalam proses pendalaman pihak terkait. Fokus utama petugas adalah melokalisasi api agar tidak merambat lebih jauh ke area vegetasi yang lebih lebat.

"Kebakaran dilaporkan mulai terlihat pukul 16.10 WIB sore tadi. Blok Pengol adalah kawasan lembah perbukitan dan sabana yang berada di sisi selatan Gunung Bromo, yang cukup berdekatan dengan kawasan Bukit Teletubbies," kata sumber informasi tersebut.