TIMESINDONESIA.MY.ID - Ribuan warga memadati kawasan Irigasi Silekor di Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (2/8/2026). Mereka antusias mengikuti tradisi menangkap ikan bersama-sama yang dikenal sebagai gogoh ikan.

Tradisi ini dilakukan ketika saluran irigasi sengaja dikeringkan oleh pihak terkait. Kegiatan tersebut menjadi ajang tahunan yang dinanti-nantikan oleh masyarakat setempat.

Dikutip dari Kompas.com, saluran air yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi sangat riuh. Suasana tersebut dipenuhi oleh ribuan warga yang ingin merasakan pengalaman menangkap ikan di dasar sungai.

Sejak pagi hari, warga dari berbagai kelompok usia telah memadati area bantaran irigasi. Mereka datang dengan membawa berbagai peralatan pendukung untuk berburu ikan.

Beberapa warga terlihat membawa seser, jaring sederhana, ember, hingga karung. Sebagian lainnya bahkan hanya mengandalkan tangan kosong untuk menangkap ikan yang tersisa di balik lumpur.

Suasana di lokasi kegiatan tersebut terasa sangat hidup dengan tawa anak-anak dan teriakan kegembiraan warga. Percikan lumpur yang beterbangan menambah kemeriahan pesta rakyat di tengah musim kemarau ini.

Tradisi gogoh ikan memang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Semawung Daleman. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap awal Agustus sebagai bentuk kebersamaan warga.

"Tradisi gogoh ikan ini digelar bersamaan dengan pengeringan saluran irigasi untuk membersihkan lumpur dan melakukan perawatan rutin saluran air," ujar sumber informasi dari Kompas.com.

Tradisi ini tidak hanya sekadar mencari ikan, tetapi juga sebagai momen untuk menjaga kebersihan saluran irigasi. Melalui kegiatan ini, warga bergotong royong memastikan infrastruktur air tetap berfungsi dengan baik.