TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebanyak lima orang jurnalis dikabarkan hilang kontak saat sedang menjalankan tugas peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Peristiwa ini terjadi di tengah situasi erupsi yang sedang melanda gunung berapi aktif tersebut.
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, memberikan perhatian serius terhadap nasib para pekerja media tersebut. Beliau menekankan pentingnya upaya penyelamatan yang maksimal bagi kelima jurnalis yang belum ditemukan hingga saat ini.
Dikutip dari sumber berita terkait, Sultan Bachtiar Najamudin menyatakan keprihatinan yang mendalam atas insiden yang menimpa para jurnalis tersebut. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan terkait proses pencarian yang dilakukan oleh tim penyelamat.
"Atas nama lembaga DPD RI, kami menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam kepada keluarga besar dari lima wartawan yang sampai saat ini masih belum ditemukan keberadaannya," ujar Sultan Bachtiar Najamudin.
Sultan kemudian memberikan instruksi tegas kepada tim SAR yang bertugas di lapangan. Beliau berharap agar proses pencarian tidak dihentikan dan terus dilakukan secara optimal demi menemukan para korban.
"Kami meminta kepada tim SAR untuk terus melakukan upaya pencarian terhadap para korban yang hilang," kata Sultan Bachtiar Najamudin.
Hingga Jumat (11/9/2026), proses evakuasi dan pencarian masih terus berlangsung di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR gabungan dilaporkan tengah berupaya menembus tantangan medan di area terdampak erupsi.
Pihak berwenang mengimbau agar seluruh pihak tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait perkembangan pencarian. Keselamatan para petugas dan relawan yang terlibat dalam operasi ini juga menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang menantang.
Dukungan moral terus mengalir dari berbagai pihak bagi keluarga para jurnalis yang sedang menanti kabar baik. Masyarakat diharapkan mendoakan agar proses pencarian ini membuahkan hasil yang positif dalam waktu dekat.