TIMESINDONESIA.MY.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) belum menunjukkan tanda-tanda padam. Api terus merambat dan kini telah mencapai area wisata populer.
Peristiwa kebakaran ini dilaporkan pertama kali terjadi pada tanggal 3 Agustus 2026 lalu. Sejak saat itu, upaya pemadaman terus dilakukan oleh berbagai pihak terkait.
Luasan area yang terdampak kini semakin mengkhawatirkan. Informasi terbaru menyebutkan bahwa api telah menjalar hingga ke View Point B29, yang dikenal sebagai destinasi wisata 'Negeri di Atas Awan'.
Lokasi yang terdampak ini berada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Keberadaan api di area ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak lebih luas.
"Malam tadi, api sudah sampai di kawasan view point B29 dan terus menjalar menuju utara," demikian disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, melalui sambungan telepon pada hari Minggu (9/8/2026).
Menyikapi meluasnya api, BPBD Lumajang telah mengambil langkah antisipasi strategis. Tim gabungan bersiaga di titik perbatasan antara Lumajang dan Probolinggo.
Tujuan utama dari penjagaan ini adalah untuk mencegah api semakin merambat lebih jauh. Selain itu, upaya ini juga dilakukan untuk melindungi kawasan permukiman warga dari ancaman kebakaran.
"Tim BPBD Lumajang bersama jajaran Polri dan TNI ada di lokasi untuk monitor kondisi dan mengambil tindakan yang diperlukan," imbuh Isnugroho, menegaskan kesiapsiagaan tim di lapangan.
Dikutip dari Kompas.com, penutupan sementara objek wisata B29 dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko yang mungkin timbul bagi pengunjung.