TIMESINDONESIA.MY.ID - Pasokan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini telah sepenuhnya pulih. Pemulihan ini terjadi setelah jaringan kelistrikan sempat mengalami gangguan signifikan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa yang berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer ini memiliki episentrum di koordinat 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur. Lokasi ini berjarak sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan getarannya dirasakan kuat hingga ke Kabupaten Ende.

Guncangan kuat yang melanda Pulau Flores tersebut berdampak langsung pada infrastruktur kelistrikan di sejumlah titik di Kabupaten Ende. Hal ini menyebabkan terputusnya pasokan listrik sementara waktu di beberapa area.

Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN (Persero) Ende, Immer R. Pakpahan, secara resmi mengonfirmasi bahwa kondisi kelistrikan telah kembali normal. Seluruh wilayah yang sebelumnya terdampak pemadaman kini sudah kembali teraliri arus listrik secara menyeluruh.

"Sudah 100 persen, per pukul 01.30 tadi pagi," ujar Immer R. Pakpahan saat dikonfirmasi pada Selasa, 18 Agustus 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa upaya pemulihan telah berhasil sepenuhnya.

Immer R. Pakpahan menjelaskan bahwa penyebab gangguan pada jaringan listrik di Kabupaten Ende tidak hanya disebabkan oleh pohon tumbang akibat guncangan. Faktor lain yang turut berkontribusi adalah kondisi tanah yang mengalami longsor serta pergeseran akibat intensitas getaran gempa bumi.

Dikutip dari Kompas.com, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut merupakan peristiwa alam yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Peristiwa ini menjadi perhatian utama karena dampaknya yang meluas.

Masih dari sumber yang sama, gempa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal karena kedalamannya yang hanya mencapai 10 kilometer. Lokasi pusat gempa yang berada di laut cukup dekat dengan daratan, sehingga getarannya sangat terasa.

Pihak PLN Ende melalui Manajer ULP, Immer R. Pakpahan, menyatakan bahwa tim mereka bekerja keras untuk memulihkan jaringan. "Sudah 100 persen, per pukul 01.30 tadi pagi," ungkap Immer R. Pakpahan, menekankan keberhasilan pemulihan pasokan listrik.