TIMESINDONESIA.MY.ID - Sistem kelistrikan di seluruh wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini telah kembali normal. Pemulihan ini terjadi setelah wilayah tersebut terdampak oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
PT PLN (Persero) mengumumkan bahwa hingga Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 17.40 Wita, seluruh pelanggan yang sebelumnya mengalami gangguan pasokan listrik kini telah mendapatkan kembali aliran listrik seperti sedia kala.
Gempa bumi dahsyat yang berpusat di wilayah Flores dan sekitarnya ini sempat menyebabkan terganggunya sejumlah infrastruktur vital, termasuk jaringan kelistrikan. Namun, tim PLN bergerak cepat untuk melakukan perbaikan.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan apresiasi yang tinggi atas respons sigap PLN. Ia menyoroti upaya luar biasa yang telah dilakukan oleh jajaran PLN sejak hari pertama pasca-gempa.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini," ujar Gubernur Melki, pada Selasa malam.
Upaya pemulihan ini menunjukkan komitmen PLN dalam memastikan ketersediaan layanan dasar bagi masyarakat, terutama dalam situasi darurat pasca bencana alam.
Kecepatan pemulihan ini sangat krusial bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Flores yang terdampak langsung oleh gempa bumi tersebut.
Keberhasilan PLN dalam memulihkan jaringan kelistrikan ini menjadi bukti sinergi dan kerja keras antara pemerintah daerah dan badan usaha milik negara.
"Kami bersyukur bahwa pasokan listrik telah kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa hambatan terkait listrik," tambah Gubernur Melki.