TIMESINDONESIA.MY.ID - Bencana alam tanah longsor mengejutkan warga di RT 001 Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada Jumat dini hari, 7 Agustus 2026. Peristiwa nahas ini menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur permukiman setempat.
Salah satu dampak paling parah adalah sebuah rumah warga yang tergerus dan terperosok ke dalam aliran Sungai Mahakam yang deras. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk yang sedang terlelap.
Selain merusak bangunan tempat tinggal, longsor tersebut juga menimbun total 31 unit kendaraan. Rinciannya terdiri dari 30 unit sepeda motor dan 1 unit mobil yang terparkir di area terdampak bencana.
Salah seorang warga yang selamat, Didit, menceritakan detik-detik mencekam saat longsor terjadi. Peristiwa ini berawal sekitar pukul 04.30 Wita, saat mayoritas warga masih terlelap dalam tidur mereka.
"Di luar saya melihat posisi sudah mulai longsor," ujar Didit, menggambarkan kepanikan yang ia rasakan saat kejadian.
Ia mengaku mendengar suara retakan yang berasal dari bawah rumahnya. Suara tersebut segera membuatnya sadar akan adanya bahaya yang mengancam.
"Saya mendengar bunyi seperti retakan di bawah rumah saya," kata Didit, menceritakan asal mula kesadarannya akan bencana.
Menyadari situasi yang genting, Didit segera bertindak cepat untuk menyelamatkan keluarganya dari ancaman longsor yang semakin nyata. Ia segera membangunkan istri dan anaknya.
"Saya pun segera bergegas keluar rumah," ungkap Didit, menjelaskan langkah evakuasinya.