TIMESINDONESIA.MY.ID - Kabupaten Magelang akan menjadi saksi kemeriahan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia melalui sebuah Parade Budaya yang spektakuler. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 19 Agustus 2026.

Seluruh aktivitas lalu lintas di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, yang berlokasi di Kelurahan Sawitan, Kecamatan Mungkid, akan dihentikan sementara untuk memberikan ruang bagi perhelatan akbar ini. Penutupan jalan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kelancaran dan keamanan parade.

Parade Budaya ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang. Tujuannya adalah untuk merayakan dan memperingati hari kemerdekaan Indonesia setiap bulan Agustus.

Menurut informasi yang dibagikan melalui akun Instagram resmi Disdikbud Kabupaten Magelang, parade kali ini akan menampilkan partisipasi dari 47 kelompok kesenian yang berbeda. Keberagaman seni ini diharapkan dapat memukau para penonton.

Puluhan kelompok seni tersebut akan bergerak dalam sebuah kirab yang terorganisir. Rute kirab akan dimulai dari kantor Kelurahan Sawitan dan berakhir di area lapangan drh Soepardi.

"Parade Budaya ini menjadi ajang tahunan untuk memperingati kemerdekaan Indonesia tiap Agustus," demikian informasi yang disampaikan oleh Disdikbud Kabupaten Magelang.

Pihak penyelenggara telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi penutupan Jalan Soekarno-Hatta. Pengendara diarahkan untuk mencari jalur alternatif selama jam pelaksanaan acara agar tidak terjebak kemacetan.

Dikutip dari sumber informasi yang tersedia, parade ini akan menampilkan berbagai macam atraksi kesenian daerah yang menjadi kekayaan budaya Kabupaten Magelang.

Acara ini tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan apresiasi terhadap seni dan budaya bagi masyarakat luas. Keikutsertaan 47 kelompok kesenian menunjukkan antusiasme yang tinggi dari komunitas seni di Magelang.