TIMESINDONESIA.MY.ID - Dua bendera Merah Putih kini tegak berdiri di lokasi strategis yang dikenal sebagai Titik Nol di Jagoi Babang, sebuah kawasan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Kehadiran kedua bendera nasional ini merupakan bagian dari inisiatif Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dalam mendistribusikan total 3.000 bendera. Inisiatif ini bertujuan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kesempatan untuk menyaksikan langsung kemeriahan ini diperoleh oleh tim Kompas.com pada Minggu sore, 16 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan bersama dengan rombongan dari Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).
Kegiatan tersebut juga menjadi momen bagi Sekretaris Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Mayjen (Mar) TNI Freddy Ardianzah, untuk melakukan peninjauan. Beliau dijadwalkan tiba di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang pada sekitar pukul 16.15 WIB.
Setelah tiba, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan tiga unit mobil menuju kawasan Titik Nol. Jalur yang dilalui dilaporkan dalam kondisi mulus, meskipun terdapat beberapa bagian jalan yang menanjak.
Bendera-bendera Merah Putih yang terpasang di sepanjang sisi jalan terlihat berkibar dengan gagah saat diterpa hembusan angin, menambah semarak suasana perbatasan.
"Dua bendera Merah Putih berdiri di ujung jalan perbatasan Indonesia dan Malaysia yang dikenal sebagai Titik Nol di Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat," demikian dicatat oleh tim liputan.
"Kedua bendera tersebut menjadi bagian dari 3.000 bendera yang dibagikan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia," lanjut laporan tersebut.
"Kompas.com berkesempatan mengunjungi Titik Nol pada Minggu (16/8/2026) sore bersama rombongan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP)," demikian dicatat dalam pemberitaan.