TIMESINDONESIA.MY.ID - Solo, Jawa Tengah – Insiden tak terduga terjadi di Solo Safari pada Selasa (18/8/2026) sore, ketika seekor orang utan dilaporkan lepas dari kawasan exhibitnya dan sempat berada di area publik. Kejadian ini sontak menimbulkan kekhawatiran bagi pengunjung dan pihak pengelola.
Manajemen Solo Safari segera bergerak cepat untuk menyelidiki akar permasalahan yang menyebabkan satwa bernama Didi tersebut bisa keluar dari kandangnya yang dirancang aman.
General Manager Solo Safari, Miyana Harikna, menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengidentifikasi penyebab utama lepasnya orang utan tersebut.
"Kalau detailnya ini memang kami tadi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman di situlah intinya," ujar Miyana Harikna kepada awak media di Solo, Selasa (18/8/2026).
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa sistem pengamanan elektrik yang seharusnya menjadi penghalang, ternyata mampu diatasi oleh kecerdasan Didi.
Miyana Harikna menjelaskan lebih lanjut bahwa Didi memiliki tingkat rasa penasaran yang sangat tinggi, yang mendorongnya untuk mencari tahu dan mencoba melewati batas-batas exhibit.
"Dan karena orang utan itu 90 persen bisa menirukan orang. Jadi dia itu sangat curios (penasaran) sekali untuk lihat dan menjalankan ini," ungkap Miyana Harikna, menekankan sifat alami primata tersebut.
Tingkat kecerdasan orang utan, yang mampu meniru perilaku manusia hingga 90 persen, menjadi faktor krusial dalam keberhasilannya mengakali sistem pengamanan berlapis yang telah disiapkan oleh pihak Solo Safari.
Dikutip dari Kompas.com, pihak Solo Safari menegaskan bahwa pengamanan yang diterapkan memang dirancang berlapis untuk memastikan keamanan satwa dan pengunjung.